Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas KH. Abdul Chalim (UAC) kembali menggelar kegiatan tahunan FESPA ( Festival Event of PAI ) pada Sabtu, 3 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi ajang pengembangan minat dan bakat mahasiswa sekaligus wadah kompetisi berprestasi dan penguatan nilai-nilai keislaman dan kebudayaan.
Pelaksanaan FESPA 2026 terbagi menjadi 2 cabang lomba yaitu, Festival Banjari (FESBAN) dan Musabaqoh Fahmil Quran (MFQ) dan berlangsung di dua lokasi berbeda, yakni Musabaqah Fahmil Qur’an yang dipusatkan di Gedung Tarbiyah, serta Festival Banjari yang diselenggarakan di panggung utama FESPA. Pemilihan lokasi tersebut disesuaikan dengan karakter masing-masing cabang lomba agar pelaksanaan berjalan optimal.
Mengusung tema “Menyulam Spiritual dan Budaya dalam Irama Kolaborasi yang Inklusif”, FESPA 2026 diikuti oleh seluruh program studi yang ada di Universitas KH. Abdul Chalim. Kegiatan ini melibatkan sekitar 400 peserta lomba Banjari, 36 peserta Musabaqah Fahmil Qur’an, serta didukung oleh 110 panitia FESPA yang memastikan rangkaian acara berjalan dengan tertib dan lancar.
Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) turut berpartisipasi dengan mengirimkan dua kelompok dalam perlombaan Musabaqoh Fahmil Qur’an . Kelompok pertama terdiri dari Ahmad Dwiki Rizqillah, Baradi Naqqihi, dan Faizatur Rodhiyyah, sedangkan kelompok kedua diwakili oleh Alfi Nur Kholisoh, Salsabila Yulianto, dan M. Bilal.
Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, Musabaqah Fahmil Qur’an menghasilkan juara sebagai berikut: Juara I diraih oleh Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT), Juara II oleh Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), dan Juara III diraih oleh Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA).
Sementara itu, lomba Festival Banjari pada FESPA 2026 diikuti oleh 400 peserta eksternal, yang menambah semarak dan antusiasme acara. Kehadiran peserta dari luar kampus menunjukkan bahwa FESPA tidak hanya menjadi agenda internal universitas, tetapi juga ajang silaturahmi dan apresiasi seni islami yang bersifat terbuka.
Ketua pelaksana FESPA 2026 menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta atas partisipasi dan semangat yang ditunjukkan selama kegiatan berlangsung. Ia menuturkan, “Semangat terus, tingkatkan lagi pengalamannya. Jangan hanya sampai di sini saja, tetapi jadikan FESPA sebagai langkah awal untuk mengikuti ajang yang lebih besar di masa mendatang.” Ujarnya.
Melalui penyelenggaraan FESPA 2026, Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) berharap kegiatan ini dapat terus menjadi sarana penguatan nilai religius, kreativitas, serta kolaborasi yang inklusif di kalangan mahasiswa dan masyarakat luas. (amr)


