##

Perlombaan Olimpiade Nahwu Sharaf menjadi salah satu cabang perlombaan internal yang turut menyemarakkan rangkaian kegiatan MAZAYA IV (Musabaqah Lizainil ‘Arabiyah) 2025. Perlombaan ini dilaksanakan pada hari Minggu, 20 Desember 2025, bertempat di Gedung Fakultas Tarbiyah Universitas KH. Abdul Chalim.

Babak penyisihan dilaksanakan di lantai 4, sementara babak final berlangsung di lantai 3. Perlombaan ini berlangsung dengan sangat meriah karena setiap program studi mengirimkan perwakilan delegasi terbaiknya untuk berkompetisi dalam bidang keilmuan Nahwu dan Sharaf. Kehadiran para suporter dari masing-masing program studi turut menambah semangat dan atmosfer kompetitif yang sportif.

Perlombaan Olimpiade Nahwu Sharaf dilaksanakan dalam dua sesi. Sesi pertama merupakan babak penyisihan yang bertujuan untuk menyeleksi peserta terbaik. Dari babak ini, ditetapkan enam peserta yang berhak melaju ke babak final, yaitu Muhammad Rafi Firmansyah dari Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI), Aghnia Salwa Khairunnisa dari Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Ahmad Kholil dari Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT), Dwi Istiqomah dari Program Studi Tadris Matematika (TMatika), Muhammad Rizka Ega Prayuda dari Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT), serta Hawami Amalina dari Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI).

Pada babak final, para peserta diberikan soal wajib dan soal rebutan. Setiap jawaban yang benar akan memperoleh penambahan nilai, sedangkan jawaban yang salah akan mendapatkan pengurangan nilai sesuai ketentuan dewan juri. Sistem ini menuntut peserta tidak hanya memahami materi, tetapi juga memiliki ketepatan dan kecepatan dalam menjawab soal.

Proses penjurian dipercayakan kepada dosen Pendidikan Bahasa Arab Universitas KH. Abdul Chalim, yaitu Bapak Dr. Muhammad Hafidz, S.S,. M.Pd.I., sebagai juri pertama dan Bapak Taufik Anshori, M.Pd.I., sebagai juri kedua. Kedua juri menunjukkan antusiasme tinggi dalam menilai jalannya perlombaan serta memastikan proses penilaian berlangsung objektif dan transparan.

Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, ditetapkan para pemenang Olimpiade Nahwu Sharaf MAZAYA IV 2025. Juara 1 diraih oleh Ahmad Kholil dari Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT). Juara 2 diraih oleh Muhammad Rafi Firmansyah dari Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI). Sementara itu, Juara 3 diraih oleh Dwi Istiqomah dari Program Studi Tadris Matematika (TMatika).

Melalui perlombaan Olimpiade Nahwu Sharaf ini, diharapkan mahasiswa mampu meningkatkan kompetensi kebahasaan Arab, khususnya dalam bidang tata bahasa, serta menumbuhkan semangat keilmuan dan daya saing akademik di lingkungan Universitas KH. Abdul Chalim. Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa MAZAYA IV 2025 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana penguatan intelektual mahasiswa.(nh)